Rabu, 02 Oktober 2013

-no title-


dalam panasnya api cemburu yang membara,
yang ada hanya dengki, yang menyatu menjadi suatu ego
api yang perlahan melahap cinta demi cinta yang pernah ada,
meranggas semua bibit-bibit yang telah tertanam
hanya saja, aku, kamu
hanyalah sebuah proyeksi masa lalu
yang memang telah lalu
tapi api itu terus berkobar,
seiring dengan rasa cinta yang sangat teramat tak bisa dibendung
detik demi detik rasa itu begitu nyata, bahkan telah mengakar berang mencengkeram seisi batinku
sungguhpun dusta tak kupungkiri,
bahwa aku masih tetap kepadamu
namun, itu hanyalah proyeksi yang tercipta dan mengakar dalam pola pikirku yang memang naif
begitu naifnya, aku merasa bak tak sudi akui rasa itu,
rasa yang sesungguhnya selalu ku siram dengan segenggam ayat-ayat suci sabda ilahi....

november 26th, 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar